Lely Adel Violin Kapitan1, Bibiana Lamapaha2

1,2Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang

e-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Abstrak

Penyakit kusta adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang terjadi pada kulit dan saraf tepi. Manifestasi klinis dari penyakit ini sangat bervariasidengan spektrum yang beradadiantara dua bentuk klinis yaitulepromatosa dan tuberkuloid. Permasalahan yang sering dijumpai pada proses pengobatan penderita kusta adalah munculnya ketidak patuhan pasien dalam mengkonsumsi obat, hal ini disebabkan karena proses penyembuhan kusta yang sangat panjang yaitu selama 1 tahun penuh, jika pasien patuh mengkonsumsi obat, namun sebaliknya jika pasien tidak patuh maka proses pengobatannya akan lebih panjang. Tujuan ini dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat penderita kusta di rumah sakit kusta dan cacat umum Bunda Pembantu Abadi Naob,Kefamenanu NTT. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan variabel tunggal mengukur kepatuhan minum obat penderita. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dideskripsikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian tingkat kepatuhan minum obat penderita kusta di di Rumah Sakit Kusta dan Cacat Umum Bunda Pembantu Abadi Naob Kefamenanu bahwa dari 40 subjek penelitian yang diikutkan secara keseluruhan patuh minum obat dengan persentasi sebesar 85 % dan tidak patuh sebanyak 15 %.

Kata kunci: Kepatuhan minum obat, Mycobacterium leprae, Rumah sakit Kusta Naob