Genap seminggu Setelah melaksanakan pembukaan Gerakan Sejuta Masker di alun-alun kantor Gubernur NTT di jalan El-Tari, Kota Kupang Rabu (26/08) lalu, Poltekkes Kemenkes Kupang mulai menjalankan misi gerakan ini dengan melakukan kegiatan bagi-bagi masker gratis di beberapa wilayah di Kota Kupang, Rabu (02/09) kemarin.

Dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. R.H. Kristina, SKM.,MKes, seluruh civitas Poltekkes Kemenkes Kupang: para pegawai di lingkup kantor Direktorat, dan para dosen serta mahasiswa dari 7 Program Studi turun ke seluruh kelurahan dan kecamatan yang ada di wilayah Kota Kupang. “Kami akan mengunjungi dan membagi masker ke 53 kelurahan yang ada di 6 kecamatan yang ada di wilayah administratif di Kota Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan serempak, di sini (Kota Kupang) dan juga di wilayah-wilayah di mana terdapat Prodi kami”, papar koordinator kegiatan, Wilhelmus Olin.

                       

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh keluarga besar Poltekkes Kupang itu diawali dengan wejangan dari Direktur, R.H. Kristina. Beliau mengatakan bahwa kegaitan ini tidak hanya untuk menjalankan program Kementerian Kesehatan, tetapi lebih dari pada itu sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Poltekkes Kupang akan kesehatan masyarakat NTT secara umum, dan Kota Kupang pada khususnya. Setelah melaksanakan doa bersama di alun-alun kantor Direktorat Poltekkes Kupang, rombongan berangkat ke lokasi-lokasi sambil menyerukan slogan “Pakai masker, jangan kasih kendor!”

Setiba di lokasi anggota rombongan langsung bergerak menuju ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan dan membagi-bagi masker ke semua orang yang ditemui, seperti pejalan kaki, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, para penjual, pembeli, pedagang kaki lima, dan para pekerja bangunan di sekitar lokasi.

                                       

Diwawancarai di sela-sela kegiatan tersebut, R.H. Kristina mengungkapkan alasan pelaksanaan kegiatan itu. “Kupang memang dalam kondisi cenderung aman, akan tetapi tidak berarti kita tidak mawas diri atau berjaga-jaga. Itulah sebabanya, kami turun untuk meningkatkatkan kesadaran dan mawas diri. Hari ini kami membagi-bagi kurang lebih 18.500 buah masker dan harapannya kegiatan ini bisa membangkitkan kesadaran masyarakat NTT akan pentingnya penggunaan masker dan menjadikan Provinsi NTT sebagai zona hijau dan daerah contoh pencegahan penyebaran Covid-19”, ungkap R. H. Kristina.

        

R.H. Kristina menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan yang diselengarakan minggu sebelumnya di mana saat itu telah dilakukan pembagian 300 masker kepada warga kelurahan Lasiana. Poltekkes Kupang sendiri, jelasnya, mempersiapkan 25 ribu masker untuk dibagi-bagikan secara gratis. Sisa dari masker yang telah dibagikan ini nantinya akan dibagikan kepada ibu-ibu PKK. “Nanti akan ada kegiatan tersendiri dengan ibu-ibu PKK se-kota Kupang terkait pengautan pola hidup sehat di rumah tangga dan akan ada pembagian masker gratis pula”, imbuhnya.