Poltekkes Kemenkes Kupang terus gencar menanamkan semangat hidup sehat melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kali ini bersama Wakil Ketua Komisi IX bidang kesehatan DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan pimpinan dan umat Paroki Santo Gregorius Agung, Oeleta, Poltekkes menggelar kegiatan penyuluhan Germas di alun-alun paroki St. Gregorius Agung, Oeleta, Kelurahan Penkase-Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang pada hari Minggu (19/2020). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H. Kristina, didampingi oleh para Wakil Direktur. Pejabat teras, dosen, dan pegawai di lingkup Poltekkes Kupang. Mengangkat tema, Sosialisasi Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Covid-19, kegiatan ini dihadiri oleh 200 orang perwakilan warga dari kelurahan Penkase-Oeleta.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol lengkap pencegahan covid-19: Dengan pengawasan ketat dari para petugas gabungan Poltekkes dan Paroki St. Gregorius Agung, Oeleta, para tamu undangan yang menggunakan masker, diarahkan untuk mencuci tangan di tempat yang telah disediakan, kemudian, dalam jarak aman: ± 1 meter, para tamu mengisi daftar hadir dan kemudian menempati kursi-kursi yang telah diatur dalam jarak aman.

                                    

Dalam kata sambutan dan pemaparan materinya, Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H. Kristina, menjelaskan tentang pola hidup sehat dan praktek hidup yang harus dijalankan selama masa pandemi Covid-19. Kristina juga mengapresiasi dukungan langsung dari DPR RI melalui komisi IX terhadap kegiatan tersebut, secara khusus, dan kesehatan masyarakat NTT secara umum. Poltekkes Kupang terus berupaya meningkatkan pola hidup sehat masyarakat NTT secara khusus selama masa pandemi ini. Hal ini ditanggapi oleh Melki Laka Lena dalam sambutannya. “Covid-19 menyadarkan kita semua bahwa kebiasaan cuci tangan, dan praktek kebiasaan hidup bersih lainnya, merupakan kebiasaan baik yang sudah diwariskan oleh nenek moyang kita sejak dahulu. Sekarang saatnya kita menghidupkannya kembali.” Melki mendorong Poltekkes Kemenkes Kupang untuk membuat terobosan di bidang kesehatan dengan memanfaatkan produk lokal, seperti kelor dan sebagainya.

                                   

Dalam kegiatan ini, Poltekkes Kupang memberikan bantuan alat pelindung diri berupa masker, hand sanitizer, dan peralatan kesehatan lainnya kepada masing-masing peserta kegiatan. Sementara kepada pihak Paroki St. Gregorius Agung Oeleta, diberikan tambahan bantuan berupa 2 unit alat pengukur suhu (Thermo-Gun). Pastor Paroki St. Gregorius Agung menyampaikan ucapan terima kasihnya, kala menerima secara simbolis bantuan tersebut, dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran umat paroki dan warga Penkase-Oeleta akan hidup sehat, khususnya di masa pandemi ini.